Kisah Dewasa Cerita Kesayanganku – Part 3

Kisah Dewasa Cerita Kesayanganku – Part 3by on.Kisah Dewasa Cerita Kesayanganku – Part 3Cerita Kesayanganku – Part 3 Lia Begitulah aku mengenal sosok angga, pribadi yang ceplas ceplos dan kelakuannya yang sangat bengal apalagi dalam hal sex. Dia sangat hyper bahkan dia mengaku bisa bercinta hingga 5 kali dalam sehari dengan tira Tapi semenjak mereka putus, aku menyadari bahwa angga akan merasa tersiksa karenanya. Dan hal itu terbukti […]

Cerita Kesayanganku – Part 3

Lia

Begitulah aku mengenal sosok angga, pribadi yang ceplas ceplos dan kelakuannya yang sangat bengal apalagi dalam hal sex. Dia sangat hyper bahkan dia mengaku bisa bercinta hingga 5 kali dalam sehari dengan tira
Tapi semenjak mereka putus, aku menyadari bahwa angga akan merasa tersiksa karenanya. Dan hal itu terbukti dengan kebiasaan angga melakukan onani. Bahkan dengan blak blakan angga mengaku beronani sambil membayangkan diriku sahabatnya sensiri
Entah aku harus marah, malu atau justru bangga akan hal itu. Sebagai seorang cewek yang sudah mengetahui seluk beluk cowok, aku sangat memahami hal tersebut. Karena aku juga mengetahui pacarku bang ega sering melakukan ritual onani tersebut
Sehingga apa yang terjadi dengan kebiasaan onani angga sahabatku adalah hal yang wajar bagiku dan hal yang biasa saja
Tidak jarang saat aku dan angga chating atau menelpon dia kadang menjurus ke hal hal seperti itu
Seperti misal saat kita berbincang di telpon beberapa waktu lalu

Lia : Angga lo lagi ngapain

Angga : Lagi bugil nih biasa ritual Li.. Hehehee
Lia : Ah dasar gelo lo otak mesun terus
Angga : Ya nih gara gara kamu Li, bantuin kenapa
Lia : Hah kok gara gara aku?bantuin gmn maksudnya?

Angga :iya otak gw mesum gara gara ngebayangin body kamu Li hehehe.ya bantuin biar cepet keluar dan lega
Lia :hah kenapa sama body gw oneng!body gw mah ga bagus. Hiddih bantuin ogah najis. Dengan nada sedikit sewot
Yah entah sudah berapa kali dia merengek meminta membantunya beronani. Aku pun masih menganggapnya hanya bercanda
Hingga pada suatu ketika. Saat perkuliahan pagiku selesai. Aku berencana unutk singgah di kosan angga saja ketimbang pulang kekosanku yang lumayan jauh dari kampus. Karena aku akan ada kuliah lagi di siang hari
Entah kenapa aku lebih menyukai teman cowok ketimbang cewek. Karena aku bisa lebih nyaman dan bisa bersifat manja saat bersama cowok
Kosan angga jauh dari kata nyaman sebenarnya. Cukup dimaklumi karena kosan cowok memang rata rata kesanya kumuh dan berantakan. Kamarnya saja sangat sempit entah 3×3 meter atau apa seperti kandang saja pikirku
Dikamarnya hanya terisi kasur busa singgle, tv 14?, lemari dan dispenser. Hal yang paling menyebalkan adalah kamar madi luar yang sangat mengerikan
Mungkin hari itu hari sialku yang salah waktu untuk memutuskan maen ke kosan angga. Karena aku datang saat dia sedang sange berat
Angga pun meminta izin padaku untuk melakukan ritual
Angga : Li aku lagu konakk banget nih
Lia : Lo mah dasar fiktor. Sonoh disapu dulu
Angga :Susah udah kotor banget ga bisa disapu. Apalagi senjata gw nih lihat
Tanpa sadar akupun menoleh dan melihat yang ditunjukkan angga. Kulihat tangan angga mengelus elus diatas gundukan celana boxernya
Gila pikirku saat itu angga tidak mengenakan baju alias telanjang dada dan hanya mengenakan boxer hitam pendeknya
Yang lebih mengejutkanku lagi. Tonjolan di celana boxernya sangat terlihat mengembang dan kuperhatikan sejenak lagi, ternyata ada sesuatu yang keluar di balik karet pinggang boxernya. Aku yakin itu kepala kontolnya angga
Dadaku langsung sesak, nafasku cepat sekali, dan lemas
Lia : Wah dasar emang udah parah lo ngga! Cetusku yang langsung membalikkan arah
Kini aku fokuskan untuk menonton tv. Ealau tetap saja pikiranku kacau sekali
Angga : Li gw onani dulu yah biar lega
Lia : Ya udah sonoh di kamar mandi
Angga : Disini aja Li.. Gpp yah
Aku pun hanya terdiam ga menjawabnya. Terus coba untuk mengalihkan perhatianku dengan mengganti chanel atau mengecek Hp ku
Yang jelas kudengar malah suara angga meracau. Saat itu posisi angga tidur di kasur sedangkan aku duduk dibawah kasur busanya menonton tv membelakangi angga
Aku mengenakan baju putih lumayan menerawang memperlihatkan bra milikku. Bawahanku memakai rok hitam
Pendek dan dengan posisi duduk bersila membuat pahaku terbuka hingga hampir kepangkalnya. Pahaku yang putih mulus terpampang dan kusadari sebagai hal yang wajar saja didepan temanku ini
Angga : Ahh lia aku entot kamu, ah fuck ahh ahh lia
Mendengarnya aku merinding sendiri, entah apa yang dibayangkan angga sambil menyebut namaku
Angga : Ahh memekmu pasti masih sempit yah? mau aku jilatin itil kamu Lia

Aku seperti diprovokasi oleh erangannya. Entah kuanggap itu pujian atau tantangan
Aku sedikit melirik kesebelah kanan kulihat tanganya sedang menggenggam dan mengocok kontol panjang miliknya
Walau sekilas aku sudah melihat secara langsung batang kontol milik angga sangat keras panjang dan berotot. Ini kontol kedua yang sudah kuliat langsung selain milik bang ega pikirku. Ternyata memang benar berbeda beda tiap orang. Sempat terpikir bahwa kepunyaan cowok semua sama
Tak lama kemudian kembali kufokuskan mataku melihat tv kembali. Berselang lima menit kemudian angga semakin meracau eranganya semakin kencang dan irama kocokannya semakin cepat
Angga : Ahh Liaa aku keluaar ahhh
Terdengar lenguhan panjang dari angga kemudian seketika tak ada aktivitas. Dikamar serasa hening sekali. Setelah lama tak terdengar suaranya aku memberanikan diri menoleh kesebelah kiri. Kulihat angga terpejam matanya. Dan tak bergeming sama sekali dengan irama nafas yang teratur
Gila nih anak ketiduran apa yah kaga di bersihin dulu kek, umpatku dalam hati. Namun sesat ada rasa penasaranku untuk melihat lebih dari sekedar melirik dan dorongan itu bertambah besar, mungkin ini waktu yang tepat untuk mengetahuinya
Dengan jantung berdegup kencang kuberanikan diri membalikan badanku. Perlahan lalu mataku langsung tertuju di antara selangkanganya. Gila bener bener gila ujarku, aku melihat kontol sahabatku sendiri ssmpai menelan air liurku
Aku perhatikan dengan seksama, kontolnya terlihat sudah mengecil dan terjuntai jatuh mengarah keatas
Namun meski begitu kontol milik angga masih tetap gagah. Aku semakin berani unuk menyentuhnya kuambil tissue kugenggam batang kontol angga kusapu semua pejuh yang berceceran di atas perutnya dan perlahan kusapu juga batang kontolnya nampak angga cukup pulas dengan tidurnya
Setelah selesai membersihkan ceceran sperma dan puas mengamati kontol sahabatku sendiri akupun bersiap diri untuk kuliah siang hari
Begitulah akhirnya hingga entah seberapa sering angga beronani dengan adanya kehadiranku. Dan seberapa sering aku membersihkan cecerannya dan menggenggam kontol miliknya sudah tak terhitung
Namun bagiku selama dia tak berniat macam macam atau berniat menyetubuhiku, hal tersebut masih wajar saja
Lanjut nanti yah broo…

Author: 

Related Posts

Comments are closed.